Pertarungan besar akan tersaji pada babak 16 besar UEFA Champions League musim 2025/2026 ketika Galatasaray menjamu Liverpool FC pada leg pertama yang digelar di RAMS Park, Istanbul, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk melangkah lebih jauh di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Pemenang dari duel dua leg ini nantinya akan menghadapi pemenang laga antara Paris Saint-Germain dan Chelsea FC pada babak perempat final.
Bagi Galatasaray, laga di RAMS Park bisa menjadi keuntungan besar. Stadion berkapasitas lebih dari 52 ribu penonton tersebut dikenal sebagai salah satu venue dengan atmosfer paling intimidatif di Eropa.
Liverpool bahkan sudah pernah merasakan betapa sulitnya bermain di stadion tersebut setelah kalah dalam pertemuan sebelumnya musim ini pada Oktober lalu.
Berikut lima faktor yang membuat Galatasaray berpeluang mengamankan kemenangan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
1. Performa Domestik yang Sangat Konsisten

Galatasaray datang ke fase gugur dengan performa yang sangat meyakinkan. Di bawah arahan pelatih Okan Buruk, klub asal Istanbul itu tampil dominan di kompetisi domestik.
Mereka saat ini memimpin klasemen Süper Lig dan berhasil meraih 21 kemenangan dari 25 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Kemenangan terbaru mereka diraih dalam derby panas melawan Besiktas dengan skor 1-0. Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh striker Nigeria, Victor Osimhen.
Yang membuat kemenangan tersebut semakin mengesankan adalah Galatasaray mampu mempertahankan keunggulan meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Leroy Sane menerima kartu merah.
2. Rekor Kandang yang Menakutkan di Eropa

Malam Liga Champions di Istanbul selalu menghadirkan cerita tersendiri. Dukungan fanatik suporter Galatasaray membuat atmosfer RAMS Park terasa sangat menekan bagi tim tamu.
Rekor kandang mereka di kompetisi Eropa juga cukup impresif. Dalam 13 pertandingan kandang terakhir, Galatasaray berhasil mencetak minimal tiga gol dalam delapan laga.
Atmosfer tersebut sering membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan, termasuk klub-klub besar Eropa.
3. Ketajaman Victor Osimhen

Nama Victor Osimhen menjadi salah satu pemain yang paling disorot menjelang pertandingan ini. Sejak bergabung dengan Galatasaray, striker tim nasional Nigeria itu langsung memberikan dampak besar.
Kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, dan insting mencetak gol membuatnya menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Osimhen bahkan pernah menjadi penentu kemenangan Galatasaray atas Liverpool pada pertemuan sebelumnya musim ini melalui gol penalti yang menentukan.
Ia juga kembali menunjukkan ketajamannya akhir pekan lalu dengan mencetak gol kemenangan saat menghadapi Besiktas.
“Kami menunjukkan kebersamaan. Kami harus menjalani setiap pertandingan langkah demi langkah,” ujar Osimhen.
“Kemenangan ini memberi kami kekuatan, tetapi kami harus tetap rendah hati.”
4. Kepercayaan Diri Tinggi di Liga Champions

Galatasaray menunjukkan mental kuat di kompetisi Eropa musim ini. Mereka berhasil melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Juventus dalam duel dramatis pada babak play-off.
Pertandingan tersebut berakhir dengan agregat 7-5 setelah dua leg yang penuh gol dan bahkan harus melalui perpanjangan waktu.
Hasil tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Galatasaray menjelang duel melawan Liverpool.
Selain itu, klub asal Istanbul ini juga tengah mengejar pencapaian penting, yakni menembus perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2012/2013.
5. Situasi Liverpool yang Tidak Sepenuhnya Stabil

Di sisi lain, Liverpool datang ke pertandingan ini dengan tekanan tersendiri. Klub asal Inggris tersebut masih berjuang keras untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions melalui kompetisi domestik.
Situasi tersebut membuat fokus mereka sedikit terbagi antara kompetisi liga dan Liga Champions.
Selain itu, gaya bermain agresif Osimhen bisa menjadi ancaman besar bagi lini belakang Liverpool. Striker tersebut terkenal aktif bergerak di antara garis pertahanan, memburu bola kedua, dan sangat berbahaya dalam situasi kacau di dalam kotak penalti.
Taktik Galatasaray yang mengandalkan pressing tinggi serta transisi cepat juga sangat cocok dengan karakter permainan Osimhen.
Karena itu, Liverpool perlu menjaga disiplin pertahanan dan mampu mengontrol tempo permainan di lini tengah. Kesalahan kecil saja bisa dimanfaatkan oleh Galatasaray untuk mencetak gol.
Dengan performa kandang yang kuat, dukungan suporter yang fanatik, serta ketajaman Victor Osimhen di lini depan, Galatasaray memiliki peluang besar untuk mengamankan hasil positif pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Istanbul.