Jakarta – Alwi Farhan menorehkan sejarah baru bagi bulu tangkis Indonesia setelah menjuarai nomor tunggal putra Indonesia Masters 2026. Gelar ini diraih di Istora Gelora Bung Karno, Minggu (26/1/2026), sekaligus mengakhiri puasa gelar sektor tunggal putra bagi tuan rumah.
BACA JUGA ; Satria Muda Tak Terkalahkan! Bungkam Rajawali Medan, Sapu Bersih Tur Tandang Awal IBL 2026
Pemain berusia 19 tahun itu tampil dominan pada partai final BWF World Tour Super 500, menundukkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dalam dua gim langsung dengan skor 21-5, 21-6. Gelar ini menjadi bukti bahwa regenerasi bulu tangkis Indonesia di sektor tunggal putra berjalan dengan gemilang.
Alwi Tampil Tak Terkalahkan Sejak Awal Turnamen
Sejak awal, Alwi menunjukkan permainan agresif dan kontrol penuh atas lapangan. Gim pertama dimulai dengan ledakan kecepatan dan ketepatan pukulan, membuat Teeraratsakul kesulitan menembus pertahanan. Alwi memimpin cepat 6-1, kemudian 13-4 menjelang interval, dan menutup gim pertama dengan skor 21-5 melalui drop shot halus yang sempurna.
Memasuki gim kedua, Alwi kembali mendominasi sejak reli pertama. Ia melaju ke interval dengan keunggulan 11-2, sebelum menutup gim kedua 21-6 hanya dalam 25 menit. Permainan Alwi yang rapi dan variasi serangan yang matang membuat lawan tidak berdaya sepanjang laga.
Makna Besar bagi Bulutangkis Indonesia
Kemenangan Alwi memiliki arti strategis tersendiri. Dalam dua edisi terakhir, sektor tunggal putra Indonesia selalu gagal membawa pulang gelar juara. Terakhir kali, Jonatan Christie menjuarai Indonesia Masters 2023, menaklukkan Chico Aura Dwi Wardoyo. Kini, Alwi menjadi simbol kebangkitan dan regenerasi bulutangkis nasional di sektor tunggal putra.
Respons Indonesia dan Harapan ke Depan
Seusai laga, Alwi menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan penonton yang memadati Istora. “Ini mimpi jadi nyata, bisa juara di kandang sendiri dan membawa bangga untuk Indonesia. Terima kasih untuk semua dukungan,” ujar Alwi.
Para pengamat menilai, kemenangan ini akan menjadi motivasi besar bagi Alwi dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional berikutnya, termasuk All England dan Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Dengan performa gemilang ini, nama Alwi Farhan diyakini akan menjadi andalan Indonesia di sektor tunggal putra untuk beberapa tahun mendatang.