Rencana PSSI memberikan kewenangan penuh kepada John Herdman untuk memilih asisten pelatih lokal di Timnas Indonesia mendapat respons positif dari Hermansyah. Mantan kiper nasional tersebut menilai langkah itu sebagai keputusan tepat demi kemajuan sepak bola Tanah Air.
Sejumlah nama pelatih lokal mulai mencuat sebagai kandidat asisten Herdman, di antaranya Nova Arianto, Bima Sakti, dan Kurniawan Dwi Yulianto. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman panjang, baik sebagai pemain maupun pelatih, yang bisa mendukung tugas Herdman di Skuad Garuda.
BACA JUGA ; Copa del Rey: Barcelona Kunci Kemenangan 2-0 atas Racing Santander
John Herdman diharapkan mampu mengangkat kembali performa Timnas Indonesia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 yang berujung pada pemecatan Patrick Kluivert. Dalam waktu dekat, Herdman akan diuji lewat dua agenda penting, yakni FIFA Series pada Maret 2026, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, serta Piala AFF 2026 pada Juli mendatang.
Mendukung Rencana John Herdman
Bagi Hermansyah, kehati-hatian PSSI dalam menentukan arah kepelatihan patut diapresiasi. Ia menilai federasi belajar dari pengalaman sebelumnya yang dinilai terlalu terburu-buru dalam menunjuk pelatih kepala.
“Mungkin PSSI belajar dari pengalaman kemarin. Pemilihan pelatih itu butuh waktu, jangan tergesa-gesa, supaya hasilnya juga lebih baik,” ujar Hermansyah melalui kanal YouTube Kompas TV.
Hermansyah secara khusus memuji sikap Herdman yang membuka ruang bagi pelatih lokal untuk terlibat langsung di tim nasional. Menurutnya, keinginan Herdman untuk berbagi ilmu menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki pelatih asing.
“Saya bilang ini bagus karena John Herdman mau melakukan transfer knowledge dengan melibatkan asisten pelatih dari Indonesia. Itu hal yang harus kita hargai,” tambahnya.
Legenda kelahiran 17 Agustus 1963 itu juga menegaskan kualitas pelatih lokal yang dinilai layak mendampingi Herdman. Ia menyebut nama-nama seperti Bima Sakti, Nova Arianto, hingga Kurniawan Dwi Yulianto sebagai sosok yang bisa menjadi tulang punggung kepelatihan Indonesia ke depan.
Kerja sama antara pelatih asing dan pelatih lokal, menurut Hermansyah, bukanlah hal baru di Timnas Indonesia. Ia mencontohkan era 1970-an saat pelatih asal Belanda, Wiel Coerver, didampingi oleh pelatih lokal seperti Sartono Anwar.
“Waktu itu Wiel Coerver bagus, tapi asistennya orang Indonesia. Itu penting sekali untuk perkembangan pelatih nasional,” pungkas Hermansyah.
One thought on “Hermansyah Ungkap Alasan John Herdman Wajib Gandeng Pelatih Lokal”