Comeback sensasional Nerazzurri di Giuseppe Meazza jadi sinyal kuat perburuan Scudetto musim ini
Inter Milan menunjukkan mental juara dengan cara yang meyakinkan. Meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri bangkit dan menutup laga dengan kemenangan telak 6-2 atas Pisa pada giornata ke-22 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (24/1/2026).
BACA JUGA ; Ketika Sponsor Judi Online Lebih Kaya dari Pemain Bola: Ironi Dunia Olahraga Modern
Hasil ini bukan sekadar tiga poin. Kemenangan besar tersebut semakin mengukuhkan posisi Inter Milan di puncak klasemen sekaligus mengirim pesan tegas kepada para pesaing dalam perburuan gelar Scudetto.
Pisa Kejutkan San Siro, Inter Sempat Terdiam
Inter Milan dikejutkan oleh start agresif Pisa. Tim tamu tampil berani dan efektif, memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah.
Stefano Moreo menjadi mimpi buruk bagi publik Giuseppe Meazza setelah mencetak dua gol cepat pada menit ke-11 dan 23′. Brace tersebut membuat Inter Milan tertinggal 0-2 sebelum laga genap berjalan setengah jam.
Situasi itu memaksa pasukan Cristian Chivu meningkatkan tempo permainan dan menekan lebih intens.
Tiga Gol Kilat Ubah Jalannya Laga
Kebangkitan Inter Milan dimulai menjelang akhir babak pertama. Piotr Zielinski membuka harapan lewat eksekusi penalti pada menit ke-39 setelah pelanggaran di kotak terlarang.
Hanya dua menit berselang, Lautaro Martinez menyamakan kedudukan. Sang kapten mencetak gol lewat sundulan akurat usai menerima umpan silang presisi dari Federico Dimarco.
Momentum sepenuhnya berpihak pada Inter. Pada masa injury time babak pertama, Francesco Pio Esposito mencetak gol ketiga yang memastikan Nerazzurri menutup paruh pertama laga dengan keunggulan 3-2.
Dominasi Inter di Akhir Laga

Memasuki babak kedua, Pisa sempat mencoba bangkit dan memberikan perlawanan. Inter Milan pun tidak langsung menemukan ritme terbaik untuk menambah gol.
Namun, dalam 10 menit terakhir waktu normal, kualitas dan kedalaman skuad Inter berbicara. Federico Dimarco mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82 untuk membawa Inter unggul 4-2.
Empat menit kemudian, Dimarco kembali berperan penting lewat assist yang diselesaikan Ange-Yoan Bonny menjadi gol kelima Nerazzurri.
Pesta gol Inter ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan. Gelandang asal Armenia itu mencetak gol keenam melalui sundulan pada masa injury time, memastikan kemenangan telak 6-2 bagi tuan rumah.
Makin Nyaman di Puncak Klasemen
Tambahan tiga poin membuat Inter Milan semakin kukuh di puncak klasemen Serie A Liga Italia. Nerazzurri kini mengoleksi 52 poin dari 22 pertandingan.
Mereka unggul enam angka dari rival sekota, AC Milan, yang berada di posisi kedua dan baru memainkan 21 laga. Jarak tersebut memberi Inter keuntungan psikologis sekaligus ruang aman dalam persaingan menuju gelar juara.
Dengan performa yang terus menanjak dan mental comeback yang teruji, Inter Milan kian layak disebut sebagai kandidat terkuat peraih Scudetto musim ini.
Susunan Pemain
- Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Yann Aurel Bisseck, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Luis Henrique, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Henrikh Mkhitaryan, Carlos Augusto; Lautaro Martinez, Francesco Pio Esposito
- Pelatih: Cristian Chivu
- Pisa (3-4-2-1): Simone Scuffet; Arturo Calabresi, Simone Canestrelli, Francesco Coppola; Idrissa Toure, Michel Aebischer, Marius Marin, Samuele Angori; Stefano Moreo, Matteo Tramoni; Henrik Meister
- Pelatih: Alberto Gilardino