Upaya Liverpool untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions musim depan menemui hambatan serius. Bertandang ke Stadion Amex pada Sabtu malam, 21 Maret 2026, klub asuhan Arne Slot tersebut harus menerima kenyataan pahit setelah ditaklukkan tuan rumah Brighton dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini menjadi kian menyakitkan bagi kubu Merseyside menyusul cederanya penyerang utama mereka, Hugo Ekitike.
Pertandingan baru berjalan delapan menit ketika Ekitike harus ditarik keluar lapangan. Penyerang muda asal Prancis tersebut tampak terpincang-pincang sebelum akhirnya digantikan oleh Curtis Jones, sebuah pergantian dini yang langsung mengubah skema permainan The Reds.
BACA JUGA : Komitmen Jangka Panjang: Liam Rosenior Klarifikasi Spekulasi Masa Depan Enzo Fernandez di Chelsea
Jalannya Pertandingan dan Dominasi Welbeck
Kehilangan Ekitike di menit-menit awal seolah meruntuhkan koordinasi lini depan Liverpool. Hanya berselang enam menit setelah pergantian tersebut, Danny Welbeck berhasil memanfaatkan celah di pertahanan tim tamu untuk membuka keunggulan bagi Brighton.
Liverpool sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan ketika pertandingan memasuki menit ke-30. Milos Kerkez sukses mencetak gol penyeimbang yang membawa harapan bagi pendukung setia Liverpool. Namun, dominasi tuan rumah kembali terbukti di babak kedua. Danny Welbeck kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan kemenangan Brighton, menegaskan statusnya sebagai momok menakutkan bagi lini belakang Liverpool musim ini.
Dampak Cedera Hugo Ekitike bagi Skuad
Kehilangan Hugo Ekitike merupakan pukulan telak secara teknis bagi Arne Slot. Ekitike saat ini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak klub dengan raihan 17 gol di semua kompetisi. Ketajamannya sangat dibutuhkan mengingat Liverpool sedang berjuang keras di sisa musim untuk mengunci tiket ke kompetisi tertinggi Eropa.
Dalam sesi wawancara pasca-pertandingan dengan TNT Sports, Arne Slot mengungkapkan kekecewaannya namun tetap mencoba bersikap optimistis terkait kondisi medis sang pemain.
“Ini adalah nasib sial bagi kami. Melihatnya harus keluar begitu cepat dan tidak dapat membantu tim merupakan kerugian besar. Namun, berdasarkan penilaian awal, kami berharap ini bukan jenis cedera yang akan membuatnya absen hingga tiga bulan,” ujar manajer asal Belanda tersebut.
Tekanan di Delapan Laga Tersisa
Slot menekankan bahwa setiap poin kini sangat krusial karena liga hanya menyisakan delapan pertandingan lagi. Kekalahan di markas Brighton membuat persaingan memperebutkan posisi empat besar menjadi kian kompetitif dan tidak memberikan ruang bagi kesalahan lebih lanjut.
“Para pemain dan penggemar memahami urgensi dari delapan laga tersisa ini. Setiap pertandingan yang terlewat tanpa poin adalah sebuah kerugian besar. Cederanya Ekitike cukup buruk sehingga ia tidak bisa melanjutkan permainan, dan itu adalah pukulan besar bagi individu pemain maupun kolektif tim,” pungkas Slot.
Manajemen medis Liverpool dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan lanjutan dalam 24 jam ke depan untuk menentukan durasi pasti absennya Ekitike dari lapangan hijau.