ZURICH – Dunia sepak bola sedang bersiap menyambut turnamen terbesar dalam sejarah. Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak hanya menjanjikan drama di lapangan hijau, tetapi juga diprediksi akan mencetak rekor finansial baru di industri taruhan olahraga global.
Para analis pasar modal dan industri iGaming memproyeksikan bahwa volume taruhan untuk edisi 2026 akan melampaui angka fantastis $35 miliar (sekitar Rp545 triliun), memecahkan rekor yang sebelumnya ditorehkan pada Piala Dunia Qatar 2022.
situs tegas4d juga merupakan salah satu platform yang menyediakan layanan untuk taruhan bola dalam piala dunia yang akan digelar nantinya.
BACA JUGA ; Update Manajer Baru MU: Michael Carrick Jadi Kandidat Terdepan Interim United.
Faktor Pendorong Lonjakan Taruhan
Ada beberapa alasan utama mengapa angka taruhan di tahun 2026 diprediksi akan meroket tajam:
- Ekspansi Format 48 Tim: Untuk pertama kalinya, jumlah peserta meningkat dari 32 menjadi 48 tim. Hal ini otomatis menambah jumlah pertandingan dari 64 menjadi 104 laga. Lebih banyak pertandingan berarti lebih banyak jendela taruhan bagi para pemain di seluruh dunia.
- Tuan Rumah dengan Pasar Legal Terbesar: Amerika Serikat, sebagai salah satu tuan rumah utama, kini memiliki regulasi taruhan olahraga yang legal di lebih dari 38 negara bagian. Dibandingkan tahun 2022, akses masyarakat AS terhadap platform legal seperti FanDuel dan BetMGM kini jauh lebih masif.
- Kemitraan Strategis FIFA: Baru-baru ini, FIFA memperdalam keterlibatannya dengan industri data taruhan melalui kesepakatan dengan Stats Perform. Langkah ini memungkinkan operator judi resmi untuk menyediakan data real-time dan layanan streaming langsung kepada pengguna, yang diyakini akan meningkatkan volume taruhan in-play (taruhan saat laga berjalan).
Peta Kekuatan di Bursa Taruhan
Berdasarkan data terbaru dari bursa taruhan internasional seperti Caesars dan BetMGM per Januari 2026, Spanyol dan Inggris masih menjadi favorit utama para petaruh untuk mengangkat trofi.
- Spanyol memimpin dengan 18,5% dari total volume uang yang dipertaruhkan (handle).
- Prancis dan Brasil membayangi di posisi berikutnya, sementara tuan rumah Amerika Serikat mulai dilirik sebagai tim “kuda hitam” yang menarik banyak minat petaruh lokal.
Dampak Ekonomi dan Integritas
Meskipun angka $35 miliar menjadi berita utama yang menggiurkan bagi para operator, tantangan besar tetap mengintai. FIFA dan lembaga integritas olahraga internasional kini memperketat pemantauan untuk mencegah pengaturan skor (match-fixing) di tengah ledakan nilai pasar ini.
Di sisi lain, bagi negara dengan aturan ketat seperti Indonesia, fenomena global ini tetap menjadi perhatian aparat penegak hukum. Mengingat KUHP Baru 2026 yang sudah berlaku, pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan maraknya situs judi bola internasional yang diprediksi akan semakin gencar beriklan menjelang kick-off bulan Juni mendatang.

One thought on “Prediksi Taruhan Piala Dunia 2026: Akankah Pecahkan Rekor Global Senilai $35 Miliar?”