SPORTNEWS – Manchester
Isu penunjukan Michael Carrick sebagai manajer interim Manchester United kian menguat. Seiring berkembangnya kabar tersebut, respons dari dalam ruang ganti Setan Merah mulai terungkap dan mengarah ke satu hal penting: dukungan internal.
Carrick disebut berada di posisi terdepan, mengungguli Ole Gunnar Solskjaer dalam persaingan. Kedekatan emosional dengan klub serta pemahaman mendalam terhadap kultur Manchester United menjadi faktor utama yang menguatkan peluangnya.
Manajemen United bergerak cepat untuk mengembalikan stabilitas tim, terutama menjelang rangkaian laga krusial, termasuk derbi Manchester melawan Manchester City. Di tengah ketidakpastian musim 2025/2026, Carrick dipandang sebagai sosok transisi yang paling realistis dan diterima oleh para pemain.
BACA JUGA ; Alasan John Herdman Pilih Timnas Indonesia: Tantangan Besar dengan Potensi Menjanjikan
Diterima Pemain Senior

Sejumlah pemain senior Manchester United dikabarkan menyambut positif kemungkinan kembalinya Carrick ke kursi manajer. Mereka sudah mengenal langsung karakter kepemimpinannya dan metode kerja yang ia terapkan.
Menurut laporan ESPN, Carrick meninggalkan kesan mendalam saat menjadi asisten pelatih United pada periode 2018–2021. Kepribadiannya yang tenang, komunikatif, serta pendekatan taktis yang jelas membuatnya dihormati di ruang ganti.
Nama-nama seperti Luke Shaw, Harry Maguire, Bruno Fernandes, hingga Diogo Dalot pernah bekerja di bawah arahan Carrick. Hubungan profesional tersebut dinilai masih terjaga dengan baik, menjadi modal penting di tengah tekanan besar yang sedang dihadapi klub.
Kepercayaan dari ruang ganti dianggap krusial. Dalam situasi genting, stabilitas performa tim sering kali ditentukan oleh sejauh mana pemain percaya kepada figur di pinggir lapangan.
Ujian Berat Menanti
Manchester United kini hanya menyisakan 17 pertandingan di musim ini. Targetnya jelas: finis di empat besar dan mengamankan tiket Liga Champions.
Carrick diharapkan mampu membawa ketenangan setelah periode sulit yang dijalani klub. Dua laga terakhir di bawah arahan Darren Fletcher belum memberikan hasil memuaskan. United ditahan Burnley dan tersingkir dari Piala FA usai kalah dari Brighton.
Situasi tersebut membuat manajemen membutuhkan respons cepat dan keputusan tepat.
Jika resmi ditunjuk, Michael Carrick bukan sekadar solusi darurat. Ia akan langsung diuji dalam atmosfer kompetitif dengan ekspektasi tinggi, serta ruang ganti yang menaruh harapan besar untuk membawa Manchester United kembali ke jalur yang benar.
