Liverpool Football Club harus menerima kenyataan pahit setelah penjaga gawang utama mereka, Alisson Becker, kembali terpaksa memasuki ruang perawatan. Cedera ini terjadi sesaat setelah Alisson sukses mengantarkan The Reds melaju ke babak perempat final Liga Champions. Kiper asal Brasil tersebut kini memberikan kepastian mengenai estimasi waktu pemulihannya di tengah jadwal kompetisi yang kian padat.
Masalah kebugaran telah menjadi hambatan konstan bagi mantan pemain AS Roma tersebut sepanjang musim ini. Alisson dilaporkan masih bergelut dengan cedera hamstring yang bersifat kambuhan, sebuah kondisi yang menuntut kehati-hatian ekstra dari tim medis klub guna menghindari risiko kerusakan jaringan yang lebih permanen.
Absensi di Laga-Laga Krusial
Kehilangan Alisson menjadi pukulan telak bagi manajer Arne Slot, mengingat Liverpool sedang berada dalam fase krusial di dua kompetisi piala sekaligus. Beberapa laga besar yang dipastikan tanpa kehadiran Alisson meliputi:
- Perempat Final Piala FA: Duel sengit melawan Manchester City di Stadion Etihad yang dijadwalkan akhir pekan ini.
- Perempat Final Liga Champions: Laga prestisius melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang akan menentukan langkah Liverpool di kasta tertinggi Eropa.
Ketidakhadiran Alisson memaksa Liverpool untuk mengandalkan kiper pelapis dalam menghadapi intensitas serangan dari pemain-pemain kelas dunia seperti yang dimiliki oleh City dan PSG.
Ambisi Piala Dunia 2026 dan Target Pemulihan
Di tengah kekhawatiran publik mengenai peluangnya membela Tim Nasional Brasil di Piala Dunia 2026, Alisson mencoba memberikan klarifikasi untuk meredam spekulasi. Pemain berusia 33 tahun tersebut menegaskan bahwa proses rehabilitasinya berjalan sesuai rencana.
“Saya menargetkan untuk kembali bermain secara kompetitif pada akhir April,” ungkap Alisson. Pernyataan ini memberikan sedikit angin segar bagi pendukung Liverpool dan tim nasional Brasil, karena menandakan bahwa ia masih memiliki waktu yang cukup untuk mencapai puncak performa sebelum turnamen akbar antarnegara dimulai pada musim panas mendatang.
Tantangan bagi Lini Belakang Liverpool
Selama masa absennya Alisson, lini pertahanan Liverpool dituntut untuk tampil lebih solid dan disiplin. Ketergantungan pada kemampuan antisipasi dan distribusi bola Alisson selama ini menjadi pilar taktis kunci bagi tim. Tanpanya, koordinasi antara bek tengah dan penjaga gawang pengganti akan menjadi fokus utama staf kepelatihan dalam sesi latihan menjelang keberangkatan ke Manchester dan Paris.
Manajemen Liverpool berharap kembalinya Alisson di akhir April dapat menjadi suntikan moral yang krusial bagi tim, terutama jika mereka berhasil tetap bertahan di jalur perebutan gelar juara hingga memasuki bulan Mei yang menentukan.