Rencana Juventus untuk mendatangkan penjaga gawang utama baru pada bursa transfer musim panas ini tampaknya harus menemui jalan buntu. Penjaga gawang andalan Liverpool, Alisson Becker, dilaporkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan pihak manajemen klub untuk tetap bertahan di Anfield pada musim kompetisi mendatang.
BACA JUGA : Kebangkitan Raksasa yang Tertidur: Akhiri Penantian 22 Tahun, Arsenal Segel Gelar Juara Premier League
Juventus Butuh Penyegaran di Sektor Kiper
Bukan rahasia lagi jika raksasa Italia, Juventus, menjadikan Alisson Becker sebagai target buruan utama untuk mengisi pos di bawah mistar gawang mereka. Manajemen Bianconeri dikabarkan kurang puas dengan konsistensi performa yang ditunjukkan oleh jajaran kiper mereka saat ini, yaitu Michele Di Gregorio dan Mattia Perin.
Melihat situasi Alisson yang menyisakan kontrak satu tahun lagi di Liverpool, Juventus mencoba memanfaatkan celah tersebut:
- Negosiasi Awal: Pembicaraan intensif antara perwakilan Juventus dan pihak Alisson dilaporkan telah berjalan dalam beberapa pekan terakhir.
- Alokasi Anggaran: Juventus dikabarkan telah menyiapkan dana segar berkisar antara 10 hingga 15 juta poundsterling untuk menebus sisa masa bakti kiper tim nasional Brasil tersebut.
Pada awalnya, Liverpool sempat mempertimbangkan untuk melepas Alisson demi menghindari risiko kehilangan sang pemain secara gratis pada musim berikutnya, berkaca pada pengalaman melepas beberapa pilar penting mereka tanpa kompensasi finansial.
Perubahan Rencana Liverpool dan Krisis Kepemimpinan Skuad
Berdasarkan laporan mendalam dari The Athletic, manajemen Liverpool beserta tim kepelatihan akhirnya mengubah keputusan strategis mereka. Rencana untuk menguangkan Alisson dibatalkan karena beberapa pertimbangan internal yang sangat krusial:
1. Adaptasi Giorgi Mamardashvili yang Belum Maksimal
Penjaga gawang muda Giorgi Mamardashvili, yang diproyeksikan sebagai suksesor jangka panjang, dinilai belum memperlihatkan performa yang cukup matang untuk langsung memikul beban sebagai kiper nomor satu di Anfield.
2. Atribut Ketenangan dan Pengalaman
Meski faktor usia membuat Alisson mulai rentan terhadap cedera fisik, kemampuan teknis, ketenangan dalam situasi satu lawan satu, serta kemampuannya mengoordinasi lini pertahanan masih berada di level tertinggi dan sangat dibutuhkan oleh tim.
3. Eksodus Para Pemimpin Tim
Liverpool tengah menghadapi fase transisi skuad yang cukup berat menyusul kepastian hengkangnya dua sosok wakil kapten sekaligus figur senior, yaitu Mohamed Salah dan Andy Robertson. Dalam kondisi ruang ganti yang kehilangan banyak figur pemimpin, kehadiran Alisson bertindak sebagai jangkar stabilitas dan mentor bagi para pemain muda.
Komitmen Bersama Hingga Juni 2027
Melalui berbagai pertimbangan teknis dan non-teknis tersebut, Alisson Becker dan manajemen Liverpool dilaporkan telah sepakat untuk terus melanjutkan kerja sama profesional mereka. Kiper berusia 33 tahun tersebut berkomitmen penuh untuk menghormati dan menuntaskan masa kontraknya yang baru akan berakhir secara resmi pada musim panas tahun 2027 mendatang. Langkah ini sekaligus menutup spekulasi kepindahannya ke Turin dan memaksa Juventus untuk mencari opsi alternatif lain di pasar transfer.