Manajer Liverpool, Arne Slot, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya setelah menyaksikan striker andalannya, Hugo Ekitike, mengalami cedera serius. Insiden memilukan ini terjadi saat Liverpool menjamu Paris Saint-Germain dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions musim 2025/2026.
Nasib buruk menghampiri Ekitike yang diturunkan sebagai starter sejak menit awal. Di tengah babak pertama, saat sedang menguasai bola, pemain asal Prancis tersebut tiba-tiba tumbang. Diagnosa awal menunjukkan adanya cedera pada bagian achilles, sebuah kondisi medis yang menjadi mimpi buruk bagi atlet profesional.
BACA JUGA : Kontroversi Kartu Merah Lisandro Martinez: Insiden Jambak Rambut yang Memantik Perdebatan
Akhir Pahit di Liga Champions dan Absen Panjang
Ekitike terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-31 dan digantikan oleh Mohamed Salah. Kehilangan ujung tombak di tengah laga berdampak besar pada performa tim. Liverpool akhirnya harus merelakan ambisi mereka di kancah Eropa setelah kalah 0-2 di laga tersebut melalui sepasang gol Ousmane Dembele, yang membuat agregat total menjadi 0-4 untuk keunggulan PSG.
Namun, duka Liverpool tidak berhenti pada eliminasi turnamen. Kondisi kesehatan Ekitike menjadi perhatian utama mengingat cedera achilles biasanya memerlukan waktu pemulihan yang sangat lama, berkisar antara tujuh hingga sembilan bulan. Artinya, Ekitike dipastikan absen hingga akhir musim dan kemungkinan besar akan melewatkan awal musim depan.
Peran Krusial Sang Top Scorer
Kekecewaan Arne Slot sangat beralasan. Ekitike merupakan tumpuan utama di lini serang The Reds sepanjang musim ini. Sebelum insiden tersebut, ia mencatatkan statistik yang mengesankan:
- Jumlah Gol: 17 gol (Top Scorer tim).
- Jumlah Penampilan: 41 pertandingan di seluruh kompetisi.
“Cedera Hugo benar-benar parah, tapi sulit mengatakan seberapa parah pastinya,” ujar Slot sebagaimana dilansir oleh Daily Mail. “Sepertinya serius, itu yang pasti. Saya tidak melihatnya di ruang ganti saat babak pertama berakhir, dan dia sudah langsung pulang saat pertandingan usai. Saya belum sempat berbicara dengannya secara langsung.”
Strategi Lini Serang di Sisa Musim
Absennya Ekitike memaksa Arne Slot untuk segera merombak skema ofensifnya. Liverpool kini harus mengandalkan nama-nama seperti Mohamed Salah dan Alexander Isak untuk mengisi kekosongan tajam di lini depan. Terlebih, Liverpool masih menyisakan enam pertandingan krusial di Liga Inggris demi mengamankan posisi di lima besar klasemen.
Slot juga menyoroti betapa sulitnya menjaga kebugaran trio penyerangnya musim ini. “Kami baru memainkan Florian, Alex, dan Hugo secara bersamaan selama 88 menit sepanjang musim ini. Kami mencoba menambah menit bermain mereka, namun dengan kejadian ini, saya akan terkejut jika kita bisa melihat ketiganya bermain bersama lagi di sisa musim,” jelasnya.
Satu-satunya kabar positif bagi Liverpool adalah kembalinya Alexander Isak ke dalam skuad. Dengan absennya Ekitike, beban mencetak gol kini beralih sepenuhnya ke pundak Isak dan Salah untuk memastikan Liverpool tidak kehilangan momentum di kancah domestik.