Pertandingan panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung akhirnya dipastikan tetap berlangsung dengan kehadiran penonton. Namun, laga klasik ini tidak akan digelar di Jakarta seperti rencana awal, melainkan dipindahkan ke Stadion Segiri.
BACA JUGA ; Jay Idzes Cedera Saat Sassuolo Kalahkan AC Milan 2-0, Fabio Grosso Cemas Kondisinya
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, yang memastikan duel sarat gengsi ini tetap bisa disaksikan langsung oleh penonton pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
“Pertandingannya tetap dengan penonton. Lokasinya di Samarinda, dengan kapasitas yang disesuaikan,” ujar Ferry dalam keterangannya.
Pindah Venue Demi Keamanan
Awalnya, laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, pihak keamanan tidak memberikan izin penyelenggaraan di ibu kota, sehingga operator liga memutuskan untuk memindahkan venue ke Samarinda.
Stadion Segiri yang memiliki kapasitas sekitar 13 ribu penonton dinilai siap menjadi tuan rumah. Stadion ini juga dikenal sebagai markas Borneo FC Samarinda.
Jakmania Boleh Hadir, Bobotoh Tetap Dilarang
Meski pertandingan dibuka untuk penonton, aturan larangan suporter tim tamu tetap diberlakukan. Artinya, The Jakmania diperbolehkan hadir langsung di stadion, sementara Bobotoh tidak diizinkan datang.
Ferry Paulus menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari regulasi yang sudah berlaku untuk menjaga keamanan pertandingan.
“Suporter tamu tetap dilarang, sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya,” tegasnya.
Laga Sarat Gengsi Tetap Panas
Pertemuan Persija kontra Persib selalu menjadi salah satu laga paling dinanti di sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim dipastikan tetap menghadirkan tensi tinggi meski digelar di tempat netral.
Dengan dukungan penuh Jakmania di stadion, Persija berpeluang mendapatkan keuntungan atmosfer. Namun di sisi lain, Persib tetap menjadi ancaman serius dengan performa konsisten mereka musim ini.
Keputusan memindahkan laga ke Samarinda sekaligus memastikan duel klasik ini tetap berjalan tanpa mengorbankan aspek keamanan. Kini, perhatian tertuju pada bagaimana kedua tim memaksimalkan momen krusial ini dalam perburuan posisi terbaik di klasemen.