Keputusan mundurnya Pep Guardiola dari kursi manajer Manchester City memicu efek domino yang masif di internal klub. Tidak hanya kehilangan sang juru taktik utama, The Citizens juga dipastikan menghadapi eksodus besar-besaran di jajaran staf kepelatihan. Sebanyak lima asisten dan elemen kunci di balik layar dipastikan ikut meletakkan jabatan mereka di Etihad Stadium.
Rincian Lima Staf Kepelatihan yang Meninggalkan Klub
Berdasarkan rilis resmi dari situs klub Manchester City, kelima personel yang menyusul langkah pengunduran diri Guardiola adalah:
1. Pep Lijnders (Asisten Manajer)
Bergabung sebagai salah satu tangan kanan utama Guardiola pada awal musim kompetisi ini untuk memperkuat struktur taktis tim.
2. Kolo Toure (Asisten Pelatih)
Mantan bek legendaris Manchester City yang diplot ke dalam jajaran staf pelatih pada awal musim guna memberikan jembatan komunikasi dan motivasi dengan skuad.
3. Lorenzo Buenaventura (Pelatih Fisik)
Merupakan salah satu orang kepercayaan terlama Guardiola. Buenaventura bertindak sebagai arsitek kebugaran pemain dan telah mengikuti kemanapun Guardiola melatih sejak era keemasan di Barcelona, Bayern Munich, hingga Manchester City.
4. Manel Estiarte (Kepala Dukungan Tim & Analis)
Mantan atlet polo air legendaris Spanyol yang menjadi sahabat sekaligus penasihat personal Guardiola. Estiarte bertanggung jawab atas komunikasi internal skuad dan analisis psikologis tim sejak masa bakti di Barcelona.
5. Xabi Mancisidor (Kepala Pelatih Kiper)
Sosok paling senior di jajaran staf pelatih City. Berbeda dengan empat nama sebelumnya, Mancisidor telah mengabdi di Etihad Stadium sejak tahun 2013 di era kepemimpinan Manuel Pellegrini dan tetap dipertahankan selama satu dekade kepemimpinan Guardiola karena kapasitasnya yang luar biasa dalam melatih penjaga gawang utama.
Melalui pernyataan resminya, manajemen Manchester City menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi serta kontribusi profesional yang telah diberikan oleh kelima pelatih tersebut selama masa baktinya.
Restrukturisasi Total dan Peluang Besar Enzo Maresca
Kepergian lima pilar penting di jajaran staf pelatih ini menandai pembersihan total lanskap teknis di Manchester City. Situasi ini sekaligus memberikan ruang bersih bagi manajer baru untuk membawa gerbong staf kepelatihannya sendiri tanpa terbebani oleh struktur peninggalan rezim lama.
Kondisi ini dinilai semakin memuluskan jalan bagi Enzo Maresca untuk naik sebagai suksesor utama Guardiola. Maresca, yang saat ini berstatus tanpa klub setelah dibebastugaskan oleh Chelsea pada akhir musim kompetisi, diposisikan oleh para pengamat dan manajemen City sebagai kandidat paling ideal.
Pengalamannya yang pernah bekerja sebagai asisten Guardiola di masa lalu membuatnya memahami kultur klub, sementara kekosongan bangku kepelatihan saat ini memungkinkannya untuk segera merancang blueprint staf kepelatihan baru guna menghadapi musim transisi yang berat di Etihad Stadium.